Bagaimana Caranya Membuat Orang Bisa Mempercayai Dirimu Dalam Berbagai Hal?

Belajar dan Inspirasi

Bagaimana Caranya Membuat Orang Bisa Mempercayai Dirimu Dalam Berbagai Hal?

Artikel terkait : Bagaimana Caranya Membuat Orang Bisa Mempercayai Dirimu Dalam Berbagai Hal?

Bagaimana caranya membuat orang bisa mempercayai dirimu dalam berbagai hal ? - Pernahkah kamu merasa mudah ketika memberikan kepercayaan kepada orang lain tapi susah sekali untuk bisa mendapat kepercayaan dari orang lain? ya semua orang pasti pernah mengalaminya baik dalam pekerjaan, pertemenan, hubungan dengan keluarga maupun di tempat sekolah untuk menimba ilmu.

Lalu apakah kamu akan tinggal diam untuk tidak memperoleh kepercayaan dari orang yang kamu butuhkan? setiap kepercayaan yang kamu peroleh dari orang lain akan mempermudah aktivitasmu dan membantu kamu menyelesaikan berbagai masalah kehidupan. Oleh karena itu, berikut beberapa cara mudah yang kamu butuhkan untuk membangun kepercayaan dengan orang lain:

Cara Membangun Kepercayaan Dengan Orang Lain


1. Jadilah Diri Sendiri


Apa susahnya menjadi diri sendiri? kamu mungkin sering bertanya-tanya dalam hati mengenai seperti apa kamu itu? menjadi diri sendiri memang tidak gampang apa lagi di era globalisasi ini. Kepribadian kamu menjadi mudah dipengaruhi karena orang-orang disekelilingmu; orang yang kamu idolakan, orang kamu cintai hingga orang yang baru saja kamu kenal. Contohnya kamu mengidolakan karakter seorang aktor atau aktris dalam sebuah film, dan akhirnya kamu mulai mengikuti karakter dan sifat dari aktor idolamu.

Menjadi diri sendiri bukan berarti kamu tidak mengikuti trend, menjadi diri sendiri berarti sikap dan pemikiran kamu tidak mudah dipengaruhi dan di obrak abrik oleh orang lain. Kamu bukan robot, kamu adalah manusia yang memiliki akal budi dan kamu adalah makhluk mamalia yang paling cerdas dibumi dibandingkan dengan makhluk mamalia lainnya.

Mengapa menjadi diri sendiri bisa membuatmu dipercayai? karena dengan menjadi diri sendiri kamu menjadi tangguh dan tidak mudah dipengaruhi, orang sekeliling mu akan melihat dirimu yang sebenarnya dan mereka bisa mempercayaimu karena sikap dan mental percaya diri yang kamu miliki. Contoh dalam persahabatan jika kamu munafik dan suka memainkan perasaan seenaknya maka kamu pasti mudah dibenci dan itu akan menyulitkanmu untuk membangun persahabatan yang baik.

2. Pikiran Terbuka atau Open Minded


Kreativitas dihasilkan dari pikiran yang terbuka terhadap dunia luar. Kamu juga harus memiliki pikiran yang terbuka agar bisa dipercayai oleh orang lain, apalagi di dalam hal pekerjaan dan pergaulan. Dengan pikiran yang terbuka kamu mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan secara langsung dari teman-teman mu; teman kerja, teman kuliah, teman sekolah, atau teman main.
Kamu bisa dipercayai oleh atasan kamu di kantor melalui open minded, disaat rapat sampaikan ide-ide mu yang terbuka dan cerdas. Open minded atau pikiran terbuka bisa mendatangkan kepercayaan dari siapa saja tanpa terkecuali. Ingat kamu harus berhati-hati, jangan terlalu open nanti bisa jadi kamu kelewatan batas, maksudnya saat kamu terlalu terbuka maka kamu bisa dikatakan mulut ember atau tidak bisa menjaga rahasia.

Banyak orang mungkin berpikir bahwa open minded masih tabu karena memiliki pemikiran dan pembicaraan yang dianggap negatif seperti hal-hal yang berbau porno dan juga termasuk gender misalnya transgender dan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), akan tetapi yang dimaksudkan open minded disini adalah hal yang bisa membantu mu untuk dapat dipercayai oleh orang lain karena bentuk open minded yang dimaksudkan adalah Kreativitas. Bangunlah kepercayaan dengan pikiran yang terbuka agar bisa menghasilkan kreativitas.

cara mendapatkan kepercayaan orang lain, cara membangun kepercayaan dengan orang lain

cara mendapatkan kepercayaan orang lain


3. Kenali Lawan Bicara atau Orang yang Sedang dan akan Berbicara dengan Kamu


Jika kamu bicara dengan orang lain, apa yang menjadi perhatianmu untuk berbicara dengannya? apakah objeknya atau subjek pembicaraannya?  objek berarti kamu lebih mengarah atau memberikan perhatian pada bentukan dan sifat orang yang berbicara dengan kamu, sedangkan subjek berarti kamu lebih memperhatikan atau serius terhadap hal yang dibicarakan oleh orang tersebut. Objek dan Subjek ini menjadi penting karena untuk membangun kepercayaan kamu perlu mengenali lawan bicaramu dengan dua hal tersebut.

Ketika kamu berbicara dengan sahabat baikmu, kamu pasti bisa berbicara seadanya dan tidak sopan bahkan kamu bisa menyelipkan kata hinaan kepada sahabatmu, tapi disatu sisi kamu tidak bisa melakukan ini kepada orang yang lebih tua terutama atasanmu di kantormu, gurumu di sekolah, atau dosenmu di kampus. Karena itu akan membuat mu menjadi terpuruk dan bahkan kamu bisa dikeluarkan atau diberhentikan dari tempat kamu bekerja.

4. Jujurlah dalam Bertutur Kata dan Bertindak


Dalam bersosialisasi dengan orang lain diperlukan kejujuran agar kata-katamu bisa dipercayai oleh orang lain. Kalau di Indonesia orang yang bohong mungkin akan diberikan maaf dengan mudah, akan tetapi kalau kamu bekerja atau membuat deal dengan orang Barat atau western people maka kamu harus berkata jujur apabila kamu bohong maka kamu akan sulit untuk mendapat kepercayaan kembali dari mereka walaupun kamu sebenarnya telah dimaafkan.

Jujur kadang menyakitkan, seperti dalam persahabatan ketika kamu jujur terhadap sahabatmu bahwa pacarnya selingkuh, atau dalam pekerjaan, kamu jujur ke Bos mu kalau kamu tidak bisa kejar deadline karena masih harus menjaga anakmu yang sakit di Rumah sakit. Ya, dengan kejujuranmu terhadap siapa saja kamu pasti akan semakin dipercayai dan menjadi lebih dekat dengan siapa saja, jangan jadi orang yang munafik apalagi sampai membohongi orang lain, karena itu hanya mengurangi jumlah temanmu dan menyulitkanmu untuk membangun kepercayaan dengan orang lain.

5. Bersikap Sopan dan Santun dalam Berperilaku


Sopan santun ada dalam nilai dan norma, juga selain itu dengan sopan dan santun kamu bisa memiliki banyak kepercayaan karena sikapmu yang sesuai aturan. Orang yang bersikap kasar dan blak blakan bukan hal yang diperlukan dalam setiap hubungan terutama dalam pekerjaan dan membangun relasi dengan kolega-kolega di kantor.

Jika kamu sopan dan santun apalagi ketika kamu sudah bekerja kamu pasti memerlukannya untuk membangun relasi dengan teman kerjamu. Sopan dan santun bukan berarti kamu bersikap kaku dan terlalu menjaga image, kamu bisa bersikap seperti biasa tapi ingat harus tetap sopan dan santun pada orang lain. Karena “manner makes man”, dengan sopan santun maka membuatmu menjadi manusia seutuhnya, dan pastinya kamu akan dipercayai karena sikapmu yang baik.

6. Bersikap Serius Jika Berhadapan dengan Sesuatu yang Penting


Bagi kamu seberapa perlu untuk serius dalam membangun kepercayaan? Kamu pasti pernah mendengar orang sering mengucapkan “ingin serius dalam berhubungan”. Ya, dengan keseriusan kamu bisa membangun hubungan yang baik karena di dalam keseriusan pasti ada kepercayaan apa pun bentuk hubungannya. Contoh, bagi kamu pasangan yang akan segera menikah pasti memerlukan kepercayaan yang besar terhadap masing-masing pribadi agar pernikahanmu bisa awet dan bertahan hingga ajal memisahkan.

Setiap orang memiliki kepentingan masing-masing atau yang biasa disebut prioritas. Seandainya kamu tidak serius dalam menyelesaikan prioritas mu maka kehidupanmu bisa kacau balau. Orang yang serius biasanya diibaratkan dengan disiplin, rajin dan ulet, tapi sebenarnya serius berarti kamu bertanggung jawab terhadap kehidupanmu bisa juga terhadap kehidupan banyak orang.
Bersikap serius tidak ada salahnya dilakukan dari hal-hal kecil hingga hal besar. Seperti Kerjakan tugas kantor sebelum deadline maka kamu bisa mendapat kepercayaan untuk mengerjakan tugas lainnya.

Dengan 6 hal diatas kamu pasti bisa diberikan kepercayaan dalam berbagai hubungan. Ingat cara diatas mudah untuk dilakukan, kamu bisa gunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan siapapun dan dimanapun. Mendapat kepercayaan dari orang lain membuatmu semakin berarti dalam menjalankan hidup. Jadi berusalah untuk mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan yang orang lain berikan kepadamu.

Artikel Contoh Belajar Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 Contoh Belajar